TUJUAN VISI DAN MISI DALAM PERENCANAAN STRATEGIS

KESALAHAN UMUM DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN
Juli 30, 2020
MEMAKSIMALKAN LABA DENGAN ANALISIS SWOT
Agustus 6, 2020

Tujuan sebuah organisasi dikomunikasikan dalam pernyataan visi dan misi. Pengartikulasian visi dan misi yang positif secara berulang-ulang merupakan kunci yang mempersatukan organisasi dan mendorong karyawan untuk tetap bersemangat dan termotivasi dalam melakukan pekerjaannya. Oleh karena itu, peran visi dan misi sangat krusial dalam perusahaan.

Misi adalah pernyataan yang dibentuk untuk memperjelas kewajiban dan sasaran yang dapat diukur oleh sebuah organisasi. Pernyataan misi dibuat untuk panduan bekerja karyawan dan pemimpin organisasi serta membantu mengukur apakah perencanaan strategis telah sejalan dengan tujuan keseluruhan organisasi tersebut. Pernyataan misi juga membantu organisasi mendeskripsikan sasaran perusahaan sekarang dan di masa depan. Jika perusahaan mengalami perubahan atau pergeseran bisnis yang besar, sangat masuk akal untuk merevisi pernyataan tersebut agar selaras dengan nilai dan sasaran perusahaan.

Visi memiliki peran untuk mendeskripsikan tujuan atau cita-cita organisasi. Pernyataan visi diperlukan oleh perusahaan karena pernyataan ini memberikan pandangan ke depan yang positif. Visi mendeskripsikan rencana perusahaan secara inspirasional dalam jangka panjang yang masuk akal untuk diraih. Visi biasanya berupa pernyataan tujuan perusahaan dalam jangka waktu 10 -20 tahun ke depan sehingga dari sana, perusahaan bisa mengembangkan suatu road map yang membuat seluruh elemen organisasi memiliki kejelasan dan termotivasi menyusun strategi. Pernyataan visi dan misi yang jelas memberi arahan dan inspirasi kepada karyawan. Inspirasi diperlukan supaya karyawan merasa diperhatikan perusahaan dan mampu meningkatkan produktivitas.

Pembuatan visi meliputi beberapa elemen penting, seperti:

  • Memprediksi masa depan: memberikan gambaran seperti apa bisnis Anda nantinya.
  • Keberanian: melampaui apa yang Anda pikirkan mustahil pada kenyataan saat ini.
  • Memotivasi: memperjelas arah organisasi dan mendorong semua orang untuk mencapainya.
  • Purpose-driven: membuat karyawan merasa mereka bekerja demi tujuan yang lebih besar.
  • Menginspirasi: menggunakan kata-kata yang menginspirasi dan menarik.
  • Menekankan kompetensi utama: dibangun berdasarkan kompetensi inti organisasi.

Dalam pembuatan misi, hal-hal berikut haruslah diperhatikan:

  • Fokus untuk memuaskan konsumen: Misi memberi tahu siapa konsumennya, apa kebutuhan yang harus dipenuhi, dan bagaimana cara memenuhinya.
  • Berdasarkan kompetensi utama: Perusahaan membangun misi berdasarkan kekuatan internalnya yang superior dan kompetitif, memilikikapabilitas unik atau sumber daya yang membantu perusahaan bekerja lebih baik dibandingkan perusahaan lainnya.
  • Memotivasi dan menginspirasi komitmen stakeholder: stakeholder harus merasa pekerjaan dalam perusahaan Anda signifikan, menginspirasi, dan berkontribusi bagi kehidupan manusia.
  • Realistis: jangan membuat misi yang terlalu sempit atau terlalu luas.
  • Jelas dan mudah dimengerti: pernyataan misi harus spesifik, singkat, fokus, dan mudah diingat sehingga Anda mampu memberitahu orang-orang di luar perusahaan dengan singkat dan jelas mengapa perusahaan Anda ada. Pada saat yang sama, pernyataan ini juga harus memberi fokus pada semua kegiatan perusahaan.

 

Referensi:
Develop Your Strategy’s Mission, Vision & Values. (n.d.). Retrieved from https://onstrategyhq.com/resources/developing-your-strategy/
Hawthorne, M. (2019, March 25). The Purpose of Mission and Vision Statements in Strategic Planning. Retrieved from https://smallbusiness.chron.com/purpose-mission-vision-statements-strategic-planning-13161.html