REMOTE TEAM BUILDING

TIPS MENULIS RESUME YANG MENARIK
Oktober 18, 2021
ASSESSMENT CENTER UNTUK PENGEMBANGAN KARIER
November 23, 2021

Menurut survei Nulab terhadap 1000 karyawan purnawaktu tahun 2019, ditemukan 94,5% karyawan mengatakan bahwa team building membantu memfasilitasi dialog terbuka atau komunikasi di tempat kerja. Survei Nulab yang sama juga menunjukkan sekitar 75% perusahaan menilai kerja sama dan kolaborasi tim sangat penting untuk membangun perusahaan. Di era pandemi, kegiatan team building tetap harus dilaksanakan, meskipun terhalang jarak. Untungnya, berkat bantuan teknologi, komunikasi dan kerja sama dapat dilakukan secara virtual melalui platform konferensi video, seperti Zoom, Google Meets, Slack, atau aplikasi yang lainnya.

Meskipun dilakukan secara virtual, team building dapat membangun semangat kerja karyawan, meningkatkan komunikasi, memicu kreativitas, memecahkan masalah, dan meningkatkan efisiensi kerja sehingga meningkatkan laju pertumbuhan perusahaan. Meningkatkan produktivitas juga merupakan salah satu manfaat penting yang bisa diperoleh melalui kegiatan team building. Kegiatan ini mendorong karyawan untuk belajar berkolaborasi dalam tim dan memungkinkan karyawan bekerja lebih efisien. Menurut penelitian Gallup, team building secara virtual meningkatkan profitabilitas perusahaan hingga 21%.

Saat menggunakan platform konferensi video, biasanya manajer kesulitan menentukan kegiatan team building virtual yang menarik. Kegiatan ini membutuhkan kreativitas lebih terutama bagi manajer yang belum fasih menggunakan teknologi. Sebenarnya, melalui virtual pun banyak permainan dan kegiatan yang dapat dilakukan. Berikut saran kami untuk kegiatan team building virtual.

Quality time

Saat melakukan pertemuan virtual, jadwalkan pertemuan sesi sharing/obrolan santai. Pertemuan ini ditujukan untuk mengekspresikan diri dan mengenal antar anggota tim melalui percakapan yang mendalam. Setiap anggota dapat saling berbagi pikiran atau isi hatinya, bercanda, dan saling bertukar cerita dalam durasi waktu tertentu.

Makan siang virtual

Berdasarkan studi Dell dan Deloitte tahun 2015, ketiadaan struktur hirarkis (kesetaraan antarkaryawan/anggota tim), makanan, dan konferensi video adalah kunci sukses sesi sosialisasi virtual. Makan siang tim secara virtual dapat menggabungkan ke tiga elemen ini. Manajer tim dapat memutuskan untuk menghilangkan sementara status strukturalnya selama sesi. Ini merupakan salah satu cara untuk menciptakan pengalaman sosial yang positif secara virtual.

Aplikasi game

Bermain game yang membutuhkan kerja sama tim merupakan hal yang menyenangkan. Meskipun bermain game, tim dapat berbicara melalui platform konferensi video.

Pertunjukan virtual

Banyak orang mendapatkan hobi baru dan mempelajari keterampilan baru selama WFH. Ini adalah kesempatan bagi karyawan untuk memamerkan keterampilan atau hobi baru mereka kepada anggota tim lainnya. Kegiatan ini bertujuan agar setiap anggota tim dapat lebih saling mengenal.

Di era pandemi, sebagian besar perusahaan berusaha membatasi kontak sosial yang berlebihan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 sehingga team building harus dilakukan secara virtual. Meskipun dilakukan secara virtual, team building dapat mempererat hubungan antar anggota tim. Berdasarkan BIT.AI, 97% karyawan dan eksekutif percaya kurangnya keselarasan dalam tim berdampak pada hasil tugas atau proyek. Dengan menciptakan lingkungan virtual yang menyenangkan dan kolaboratif, tim akan berkembang dan menghasilkan hasil kinerja yang baik sehingga memberikan keuntungan bisnis.

Referensi: