Pentingnya Menerapkan Employee Experience di Perusahaan

CARA PENERAPAN PRINSIP EMPLOYEE DISCIPLINE YANG EFEKTIF
April 1, 2019
Cara untuk Menemukan Kandidat yang Sesuai dengan Budaya Perusahaan
April 8, 2019

Saat ini, perusahaan mulai menyadari bahwa dengan mengutamakan pekerja terlebih dahulu, pada akhirnya pelanggan akan lebih terpuaskan dan profit yang dihasilkan pun jauh lebih baik. Salah satu cara untuk mengutamakan pekerja adalah dengan berfokus memaksimalkan Employee Experience (EX). Employee Experience (EX) adalah segala hal yang dialami oleh pekerja sepanjang waktunya berada dalam suatu perusahaan.

 

Pengalaman seorang pekerja secara keseluruhan terbentuk melalui 3 lingkungan di dalam suatu perusahaan yaitu:

  1. Lingkungan budaya kerja

    Meliputi elemen yang mempengaruhi apa yang dirasakan pekerja; memberi/ menguras energi, memotivasi/ mengecilkan hati, memberi kekuatan/ mencekik seorang pekerja. Contoh: gaya kepemimpinan, struktur organisasi, sesama pekerja

  1. Lingkungan teknologi

    Meliputi elemen yang digunakan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya. Contoh: software, hardware, internet, alat tulis, dan lain-lain

  1. Lingkungan jasmani

    Meliputi semua elemen dalam suatu perusahaan yang dilihat, didengar, disentuh, dan dibau. Contoh: dekorasi ruang kerja

 

Beberapa keuntungan akan didapatkan oleh perusahaan dengan menerapkan EX, antara lain:

  • Meningkatkan produktivitas pekerja
  • Pekerja menjadi lebih termotivasi dan penuh dengan inovasi
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan
  • Meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial

 

Berikut 7 langkah untuk menciptakan EX yang berkualitas:

 

  1. Berkomitmen meningkatkan kualitas EX dan memprioritaskannya

    Memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam suatu perusahaan paham tentang pentingnya EX dan ikut berkolaborasi dalam menciptakan EX yang berkualitas

  1. Menunjuk pemimpin senior dan team yang khusus bertanggung jawab terhadap EX

    Membentuk strategi dan program untuk meningkatkan kualitas EX

  1. Mengadopsi ‘Design Thinking
    1. Memahami pekerja dengan memposisikan diri sebagai pekerja tersebut
    2. Menemukan cara baru untuk membuat pekerjaan lebih mudah sembari meningkatkan produktivitas dan performa perusahaan
  1. Memperhitungkan EX untuk setiap pekerja
    1. Memastikan EX melingkupi setiap aspek pekerjaan dan lingkungan pekerjaan
    2. Memastikan EX melingkupi setiap segmen pekerja (kandidat pekerja, pekerja paruh waktu, pekerja tetap, pekerja lepas, dll)
  1. Lihat keluar

    Mengunjungi kawan-kawan perusahaan dan situs karir, seperti Glassdoor, LinkedIn, dan lainnya untuk memahami dan menetapkan standar untuk EX yang berkualitas

  1. Memperhitungkan pengaruh geografi area terhadap EX

    Perusahaan, terutama yang bergerak dalam lingkup internasional, harus memperhatikan perbedaan elemen antar area yang berbeda, yang dapat mempengaruhi kualitas EX, sebagai contoh perbedaan budaya antar negara kawasan Asia dan Eropa,

  1. Tinjau EX secara berkala

    Mengadakan survei secara rutin dan memberlakukan sistem ‘open feedback’ agar dapat menganalisa secara tepat seberapa baik EX telah memenuhi ekspektasi pekerja

 

Referensi:

https://www.mckinsey.com/business-functions/organization/our-insights/the-organization-blog/employee-experience-essential-to-compete

https://www.forbes.com/sites/jacobmorgan/2015/12/15/the-three-environments-that-create-every-employee-experience/#d3cb5dd66c6c

https://www2.deloitte.com/insights/us/en/focus/human-capital-trends/2017/improving-the-employee-experience-culture-engagement.html