PENGARUH KECERDASAN BUATAN TERHADAP OPERASIONAL SUMBER DAYA MANUSIA

Kecerdasan buatan adalah teknologi yang memampukan mesin untuk belajar dari berbagai pengalaman yang tersimpan dalam bentuk data. Selain itu, teknologi ini juga memampukan mesin secara otomatis mengubah dan meningkatkan algoritmanya tanpa bantuan dari manusia. Alhasil, terciptalah mesin yang mampu melakukan berbagai pekerjaan manusia. SDM haruslah mampu untuk beradaptasi dan meningkatkan performanya melalui pengimplementasian kecerdasan buatan.

Adapun keuntungan yang akan diperoleh perusahaan melalui pengimplementasian kecerdasan buatan di dalam operasional SDM adalah:

  • Peningkatan produktivitas SDM sebesar 0.8% – 1.4% tiap tahun

    Kecerdasan buatan membantu SDM dalam mengerjakan tugas-tugas administratif yang sebelumnya memakan hampir 50% waktu dan tenaga SDM.

  • Peningkatan performa SDM

    Kecerdasan buatan membantu SDM meningkatkan kualitas, efektivitas, dan efisiensi kerja, serta mengeliminasi errors yang pada umumnya disebabkan oleh manusia.

Hadirnya kecerdasan buatan telah merevolusi cara suatu perusahaan beroperasi, baik secara internal maupun eksternal. Lebih dari 80% perusahaan di seluruh dunia mengakui pentingnya penerapan kecerdasan buatan di seluruh operasi bisnis mereka. Karena itu, tidak heran jika kecerdasan buatan menjadi tren dalam dunia bisnis saat ini.

 

World Economic Forum (WEF) memprediksi bahwa sebagian besar perusahaan di seluruh dunia akan beroperasi menggunakan kecerdasan buatan pada tahun 2020. Saat ini, sebesar 38% perusahaan telah menggunakan kecerdasan buatan dengan Information Technology (IT) sebagai fokus area pengembangan utama. Pada tahun 2020, persentase tersebut diperkirakan akan mencapai 62% dan akan terus meningkat.

 

Berikut 3 langkah penerapan kecerdasan buatan dalam operasi SDM:

  1. Identifikasi peranan SDM yang harus diubah dengan adanya kecerdasan buatan

    Terdapat 3 tahap dalam proses pengecekan peranan yang harus diubah:

    • Automate

      Automasikan aktivitas utama dari peranan SDM sehingga efektivitas dan efisiensi kerja peranan SDM dapat meningkat.

    • Augment

      Temukan pengetahuan dan teknik baru yang dapat memberikan nilai lebih pada peranan SDM melalui penggunaan ‘data analytics’.

    • Amplify

      Desain ulang proses dan alur kerja dari peranan SDM dengan menggunakan ‘machine learning’

 

  1. Identifikasi peranan SDM baru yang akan tercipta dengan adanya kecerdasan buatan

    Berdasarkan penelitian Forbes pada tahun 2018, sebanyak 2,3 juta pekerjaan baru akan terbentuk melalui kecerdasan buatan. Karena itu, perusahaan haruslah mempersiapkan para pekerjaannya agar memiliki pengetahuan dan skill dasar mengenai kecerdasan buatan

 

  1. Berpindah dari ‘job redesign’ ke ‘work architecture’

    ‘Work Architecture’ adalah kegiatan merancang pekerjaan sedemikian rupa sehingga kombinasi baru antara manusia dan mesin dapat tercipta dan dapat bekerja secara efektif, di mana baik manusia maupun mesin dapat saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing sehingga tercapai performa terbaik.

 

Referensi:

https://www.forbes.com/sites/jeannemeister/2018/01/11/ai-plus-human-intelligence-is-the-future-of-work/#41a4ec8a2bba
https://www2.deloitte.com/content/dam/Deloitte/at/Documents/human-capital/at-deloitte-human-capital-trends-2018-ai-robotics-automation.pdf
https://www.mckinsey.com/featured-insights/digital-disruption/harnessing-automation-for-a-future-that-works.

Recommended Posts