MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF DAN MENYENANGKAN

5 LANGKAH MENINGKATKAN EMOTIONAL INTELLIGENCE PEKERJA MILENIAL
Juli 9, 2018
KENALI SERTA KELOLA KELEBIHAN DAN KELEMAHAN DIRI ANDA
Juli 23, 2018

Kondisi lingkungan kerja sangatlah mempengaruhi produktivitas dan kualitas kinerja karyawan. Semakin baik lingkungan tersebut, karyawan akan betah dan produktif bekerja. Tak hanya itu saja, karyawan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya tak hanya sekedar demi gaji, namun mereka melakukannya demi kemajuan perusahaan jangka panjang.

Perlu kontribusi langsung dari masing-masing anggota perusahaan agar suasana nyaman dan menyenangkan dapat terwujud secara nyata. Hal tersebut dapat terwujud apabila seluruh bagian perusahaan ambil bagian, tak hanya sekedar pemimpin saja. Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan menyenangkan:

  1. Utamakan Suasana Lingkungan Kerja

    Lingkungan merupakan faktor terbesar dalam menentukan keberhasilan pemimpin maupun karyawan. Banyak pemimpin tak menyadari bahwa lingkungan kerja, unit kerja, budaya tim, insentif, dan sikap pemimpin dapat berdampak langsung pada kinerja karyawan. Pada masa kini, kantor tak hanya berbentuk ruangan yang kaku. Beberapa perusahaan mendekorasi ruangan sehingga karyawan merasa nyaman dan tidak jenuh untuk menghasilkan kinerja yang maksimal.

  1. Relasi dengan Pemimpin

    Kualitas interaksi antara pemimpin dan karyawan adalah penentu utama motivasi dan kinerja. Hubungan antara pemimpin dan karyawan dapat diukur dengan seberapa bebas perasaan karyawan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan bahkan menyuarakan ketidaksetujuan terhadap pemimpin tanpa takut akan kritik atau pembalasan. Aktivitas informal pada akhir pekan seperti olahraga bersama atau makan bersama dapat dilakukan untuk mengeratkan hubungan antara pemimpin dengan karyawan maupun sesama karyawan sehingga tercipta suasana yang hangat dan nyaman saat kembali bekerja.

  1. Mengusir Rasa Takut

    Takut gagal menyelesaikan tugas, takut dimarahi pemimpin, takut tidak dihargai, hingga takut pendapatnya tak didengar adalah rasa takut yang dapat menghambat produktivitas dan kinerja karyawan. Pemimpin perlu melakukan evaluasi terhadap rasa takut yang ada di perusahaan maupun di unit yang dipimpinnya agar dapat mengambil tindakan untuk mengatasi rasa takut tersebut. Melakukan pendekatan secara personal dan mengajak karyawan berbincang dari hati ke hati dapat membangkitkan diri mereka untuk melawan rasa takut terhadap lingkungan pekerjaan.

Terciptanya lingkungan kerja yang positif adalah salah satu kunci sukses sebuah perusahaan dalam menciptakan employee experience. Suasana yang positif akan mendukung terbentuknya komitmen dan kebersamaan, dan pada akhirnya akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Jika karyawan merasa nyaman dan bahagia, maka seluruh aspek dalam operasional perusahaan akan berlangsung optimal. Sudahkah perusahaan Anda menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan positif?