MEMIMPIN PASAR DENGAN EMPAT PILIHAN STRATEGI KOMPETITIF

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
Agustus 9, 2018
MELAKUKAN EVALUASI STRATEGI YANG EFEKTIF
Agustus 16, 2018

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentunya strategi manajemen adalah salah satu komponen yang sangat penting. Ada empat tipe strategi kompetitif dalam manajemen strategis yang dapat Anda terapkan.

  1. Customer Intimacy (Kedekatan Pelanggan):

    Suatu nilai tambah yang mencirikan strategi kedekatan pelanggan adalah kemampuan perusahaan untuk membangun loyalitas pelanggannya dengan mengetahui apa yang menjadi preferensi pelanggan dan mengkostumisasi produk atau jasa yang diberikan sesuai dengan preferensi tersebut.

    Contoh perusahaan dengan strategi ini: Ritz-Carlton

  1. Operational Excellence (Keunggulan Operasional):

    Nilai tambah kepada pelanggan yang diberikan dari keunggulan operasional adalah harga yang bersaing, serta kemudahan pembelian yang disertai kualitas yang baik. Minimnya produk gagal/cacat (reject atau defect), atau produk yang digarap ulang dapat berujung pada keunggulan operasional.

    Contoh perusahaan dengan strategi ini: Carrefour

  1. Product Leadership (Kepemimpinan Produk):

    Nilai tambah yang mencirikan strategi kepemimpinan produk adalah inovasi serta kecepatan meluncurkan produk ke pasar.

    Contoh perusahaan dengan strategi ini: Apple

  1. Product Locking:

    Strategi ini diarahkan untuk menciptakan suatu produk (atau layanan) yang memiliki manfaat beragam dan pengguna luas, sehingga keragaman manfaat dan basis penggunanya yang luas tersebut “mengikat” pelanggan. Strategi ini dilakukan dengan harapan pelanggan akan merasakan manfaat besar dalam menggunakan produk tersebut.

    Contoh perusahaan dengan strategi ini: Microsoft

Tiga dari empat strategi di atas pertama kali ditulis dalam buku The Discipline of Market Leaders (1997) oleh Michael Treacy dan Fred Wiersma. Menurut mereka, untuk menjadi market leader, sebuah perusahaan sebaiknya memilih satu diantara keempat strategi di atas dan memusatkan manajemen strategis mereka pada satu strategi tersebut. Kemudian, untuk strategi lainnya juga dapat diterapkan, namun jangan sampai fokus perusahaan tersebut terbagi dari satu strategi yang sudah ditetapkan.